Undang Tokoh Anti-Islam, LSM AS Tuntut Pentagon Batalkan Acara Doa


Smaller Reset Larger
TEACHERPARADISE.COM

Undang Tokoh Anti-Islam, LSM AS Tuntut Pentagon Batalkan Acara Doa

Pentagon

DENVER–Sebuah LSM pengawas pemerintahan di AS mengajukan keberatan terhadap rencana mengundang seorang evangelis untuk berbicara di Pentagon, pada bulan depan. LSM tersebut, 20 April, mengatakan deskripsinya di masa lalu bahwa Islam ialah “kejahatan” menyerang Muslim yang bekerja di Departemen Pertahanan dan kehadirannya harus dibatalkan.

Presiden Yayasan Kebebasan Beragama Militer, Mikey Weinstein, mengatakan mengundang evangelis yang bernama Franklin Graham, untuk berbicara pada 6 Mei, dalam  Hari Doa Nasional, akan membuat seseorang justru mengkritik Agama Kristen atau bahkan kelompok agama lain.

Mengundang Franklin, menurut Mikey, juga berpotensi membahayakan tentara Amerika yang kian direpotkan akibat memicu ekstrimis Muslim bertindak.

Franklin adalah putra dari ayah yang juga seorang evangelis tersohor, Billy Graham–presiden sekaligus CEO dua organisasi, Dompet Samaritan, sebuah organisasi bantuan Kristen internasional, di Boone, N.C dan Asosiasi Evangelis Billy Graham, di Charlotte, AS.

Melalui jubirnya, Mark DeMoss, Franklin mengatakan ia akan menjadi tamu di Pentagon dan akan berbicara, hanya bila ia diminta untuk itu. Wanita juru bicara militer AS mengatakan, ia tengah membicarakan dengan sejumlah pejabat untuk merespon kritik tersebut.

Setelah serangan terhadap gedung WTC, AS, 11 September, Franklin menyatakan Islam adalah “agama yang sangat keji dan selip.” Kemudian, dalam tulisan opini editorial di Wall Street Journal, Franklin menulis bahwa ia tidak mempercayai bahwa Muslim jahat karena keyakinan mereka, namun “sebagai utusan…saya meyakini sudah merupakan tanggung jawab saya untuk berbicara menentang niat jahat yang dilakukan Muslim sebagai hasil ajaran Islam.”

Hingga kini, Franklin tak pernah mengubah pandangannya terhadap Islam, demikian menurut sang jubir.

Mikey juga mengkritik hubungan kerja sama Pentagon dengan Satuan Tugas Hari Doa Nasional, sebuah grup asal Colorado yang mengorganisir acara-acara Kristiani untuk hari doa, yang didesain Kongres.

Ia menekankan tidak keberatan dengan konsep hari doa. Pun tak mempersalahkan sikap Pentagon yang mendorong staff  mereka untuk menggunakan material doa dan secara rutin mengundang tokoh agama terkemuka untuk berbicara di sana. Mickey menegaskan, sikap keberpihakan Pentagon lah yang mencederai prinsip Departemen Pertahanan.

Mickey mengatakan satuan unit di Pentagon memiliki hak mengorganisir acara Kristiani. Namun, ia mengatakan, kepala keagamaan Kristen di Pentagon tidak seharusnya membangun afiliasi begitu dekat dengan satuan unit, karena itu membuat semua acara harus diselenggarakan oleh staf Kristiani, meski mereka dari keyakinan lain juga disambut datang di acara.

Seorang hakim federal di Wisconsin, memutuskan pekan lalu bahwa Hari Doa Nasional tidak konstitusional. Alasan hakim karena hanya ada satu seruan untuk aksi keagamaan. Hakim menyatakan tidak melarang setiap bentuk ibadah ketika semua jenis keyakinan mendapat kesempatan sama.

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: AP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s