Ketahuilah Bahaya Kurang Minum


Ketahuilah Bahaya Kurang Minum

Selasa, 27 April 2010, 10:07 WIB

Ketahuilah Bahaya Kurang Minum

Antre mendapatkan air bersih untuk minum

Sehari-hari, berapa gelas air putih yang Anda konsumsi? Minum kelihatannya hal sepele dalam keseharian. Namun, sesungguhnya pasokan cairan ternyata penting bagi tubuh. Mengapa begitu? Sebab, air adalah zat gizi esensial bagi kehidupan. “Air merupakan ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya,” urai Ketua PP Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia, dr Rachmi Untoro MPH.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Pada orang dewasa, 70 persen. “Sementara pada bayi baru lahir hampir 80 persen dan pada lansia sekitar 50 persen,” ungkap Rachmi. Agar tubuh dapat berfungsi normal, keseimbangan cairan yang masuk dan keluar, harus terjaga.

Air dalam tubuh paling banyak dikeluarkan melalui urine disusul pernapasan, keringat, dan feses. “Selain dari makanan dan metabolisme oksidatif, pasokan cairan dapat kita peroleh dengan minum,” tutur Rachmi. Lantas, seberapa banyak sebetulnya kebutuhan cairan kita? Di masyarakat berkembang beragam jawaban. “Prinsipnya, orang memerlukan 30 ml per kilogram berat badannya,” jelas Rachmi.

Dengan aktivitas ringan, tubuh harus disegarkan dengan 2 sampai 2,5 liter air. Itu setara dengan 8 sampai 10 gelas air. “Namun, ini standar untuk berat badan 55 kg,” kata Rachmi. Terasa cukup banyak buat Anda? Sebaiknya, biasakanlah diri untuk mengikuti pola minum tersebut. “Sebab, kekurangan satu persen air tubuh saja dapat menimbulkan rasa haus dan gangguan  mood,” kata Prof Dr Ir Hardinsyah MS, ketua umun Pergizi Pangan Indonesia.

Selanjutnya, kekurangan dua sampai tiga persen bisa meningkatkan suhu tubuh serta stamina. Lalu, defisit empat persen dapat membuat merosot kemampuan fisik. “Anda bisa pingsan jika air tubuh menyusut sampai tujuh persen,” Hardinsyah menyitir riset Grandjean & Ruud dalam  Nutrition for Cyclist (1994).

Kekurangan asupan cairan, khususnya air berpotensi meningkatkan risiko timbulnya banyak penyakit. Batu ginjal, infeksi saluran kencing, kanker usus besar, serta gangguan kelenjar ludah adalah beberapa di antaranya. “Untuk menghindarinya, minum secukupnya pada kondisi biasa dan teguk lebih banyak di lingkungan dingin, saat berkeringat, demam, dan ibu menyusui,” imbuh Hardinsyah yang menjadi  international expert working group on Hydration for Health .

Minum memang penting. Tetapi, terlampau banyak juga tidak perlu. “Kelebihan air minum justru bia mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh,” tutur Hardinsyah.

Red: irf

Rep: rei

Bahaya Kurang Minum

Kurang minum dapat menimbulkan gangguan kesehatan, bahkan kematian. Berapa banyak tubuh kita membutuhkan air minum dalam sehari ?

Anda sakit kepala, denyut nadi meningkat, tekanan darah anjlok, kram otot atau badan terasa lemah? Penyebabnya, bisa jadi sangat sepele: kurang minum. Tubuh kekurangan cairan juga dapat menyebabkan daya ingat atau konsentrasi menurun, sulit buang air besar, pingsan bahkan kematian.

Sekitar 55-75 % tubuh kita adalah cairan. Didalam tubuh, terdapat banyak sel yang mempunyai konsentrasi air tinggi. Antara lain, sel-sel otot dan organ tubuh seperti paru-paru dan jantung. Fungsi utama air adalah membawa zat nutrisi seperti karbohidrat, vitamin dan mineral serta oksigen ke dalam sel tubuh. Air juga adalah pelarut, pelumas pengendali suhu dan penyedia garam mineral.

Tentunya, jangan asal minum. Kualitas air minum harus memenuhi standar kesehatan, untuk mencegah masuknya bakteri dan mikroba. Air yang layak minum adalah yang sudah dimasak dalam suhu 100 derajat celcius, atau yang sudah melalui metode penyinaran seperti pada air minum kemasan.

Menurut Prof.Dr. Hardinsyah,MS Ketua Umum Pusat Perhimpunan Peminat Gizi dan Pangan, air yang dimasak tetapi banyak endapan mineralnya, seperti air yang banyak mengandung klorida, tidak baik. Klorida dalam jumlah tertentu baik untuk tubuh, tetapi dalm jumlah banyak dapat merusak gigi dan berdampak pada kualitas tulang. Di lain pihak, minum air dengan mineral yang banyak akan memaksa ginjal bekerja lebih keras.

Berapa banyak harus minum sehari? Kita perlu air minum 1500-2000 cc (6-8 gelas) perhari. Dari kandungan air pada makanan seperti sayur, lauk-pauk dan buah, bisa diperoleh 500-750 cc. Metabolisme tubuh menghasilkan sekitar 350 cc. Prof. Hardinsyah menyarankan, minumlah tiap 2 jam sebanyak 200-240 ml atau satu gelas ukuran sedang. Minum lebih banyak air dari yang dibutuhkan, lebih baik daripada kurang minum. “Ginjal mempunyai kemampuan menyerap air sebanyak 200 liter atau satu drum/hari,” papar DR.Dr. Imam Effendi, SpPD, KGH dari Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Keseimbangan air dalm tubuh perlu dijaga. “Bila tubuh kekurangan air, akan dehidrasi,” tambahnya. Dehidrasi bisa berdampak buruk bagi tubuh. Kehilangan 2% kadar air, dapat mengganggu metabolisme tubuh. Akan semakin parah, bahkan dapat menyebabkan kematian, jika tubuh kekurangan cairan sampai 25 %. Haus, bibir dan tenggorokan kering adalah gejala ringan dehidrasi.

Hasil penelitian Prof. Hardinsyah baru-baru ini pada 209 remaja dan 194 orang dewasa, cukup menarik. Sebanyak 51,1% remaja berpengetahuan rendah tentang air minum, sedangkan orang dewasa 26,3%. Hanya 43,2% yang tahu akibat kurang minum.

Penelitian ini menunjukkan, dalam hal minum pun kita masih harus belajar. Padahal, minum adalah langkah yang mudah dan sederhana. Di negara kita, air relative mudah didapat. Tinggal “glek” maka sejumlah gangguan kesehatan dapat dihindarkan. Mari “Minum air yang aman dan bermutu, dalam jumlah yang cukup.”

Disadur dari OTC DIGEST . edisi 29 tahun III. 9 Januri-8 Februari 2009

Last Updated ( Tuesday, 15 December 2009 06:30 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s